Article Detail


VP:Menelusuri Benua Dunia Lewat Petualangan Belajar Kreatif dari Ruang Kelas

Jumat (9/1/26)- Pembelajaran IPS di kelas 9D berlangsung aktif dan menyenangkan melalui pembelajaran berbasis riset pada materi karakteristik alam dari benua yang ada di dunia. Pada pertemuan ini, peserta didik diajak memulai petualangan belajar dari ruang kelas dengan mengenal letak dan karakteristik benua melalui permainan singkat dan kegiatan tanya jawab. Hal ini bertujuan untuk memancing rasa ingin tahu peserta didik sekaligus menjadi pengantar riset dalam pembelajaran. Suasana belajar yang interaktif membuat siswa lebih antusias, berani mengemukakan pendapat, serta terlibat langsung dalam proses pembelajaran.

Melalui permainan dan tanya jawab tersebut, peserta didik memperoleh gambaran awal mengenai ciri-ciri benua, seperti jumlah negara, karakteristik wilayah, serta berbagai fakta unik yang dimiliki setiap benua. Kegiatan awal ini dirancang untuk memancing rasa ingin tahu peserta didik sekaligus menjadi pintu masuk menuju kegiatan riset, di mana siswa diajak mengenal benua secara menyenangkan dari ruang kelas. Permainan dan tanya jawab yang dilakukan juga bertujuan untuk membangun rasa ingin tahu, melatih kemampuan berpikir kritis, serta informasi yang diperoleh peserta didik dari kegiatan ini menjadi dasar untuk mentukan fokus riset sederhana yang akan mereka dalami pada tahap pembelajaran selanjutnya. Permainan dalam kegiatan pembelajaran ini dilakukan secara berkelompok, sedangakan untuk tanya jawab dilakukan secara individu. 

Pada pembelajaran selanjutnya, peserta didik akan berdiskusi dan melakukan tahapan riset sederhana secara berkelompok dengan anggota 5-6 orang dan tema benua yang sudah ditentukan. Peserta didik akan mengumpulkan dan mengolah informasi mengenai letak geografis, iklim, dan bentang alam benua, termasuk batas wilayah serta karakteristik alam yang membedakan satu benua dengan benua lainnya. Proses diskusi ini mendorong siswa untuk bekerja sama, bertukar ide, dan menyampaikan hasil temuan secara sistematis. Selain aspek geografis, peserta didik juga menelusuri budaya dan sejarah, seperti bangunan terkenal, ciri khas negara, peristiwa sejarah penting, serta kondisi penduduk. Tidak hanya itu, flora dan fauna khas yang terdapat di negara-negara dalam benua tersebut turut menjadi bagian dari riset. Seluruh hasil pembelajaran kemudian akan dituangkan dalam bentuk mading, sebagai wadah kreativitas sekaligus bukti pemahaman siswa terhadap karakteristik benua secara menyeluruh.

Pembelajaran karakteristik benua melalui pendekatan riset, permainan, dan diskusi menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan tentang dunia, tetapi juga melatih rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta kreativitas siswa dalam menuangkan ide dan informasi ke dalam karya nyata. “Semakin luas dunia yang kita pelajari, semakin terbuka pula cara kita memandang kehidupan.” Pembelajaran ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta didik untuk terus berani menjelajah pengetahuan dan memahami keberagaman dunia dengan sikap terbuka dan penuh rasa ingin tahu. (Masj)


Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment